Google+ Followers

Friday, 2 August 2013

I still believe

Hingga saatnya tiba, aku percaya Allah selalu bersamaku. Hingga waktunya menjemput, aku yakin Allah melindungiku. Aku tak perlu bersedih dan menyiksa diriku dengan pesimisme suatu peristiwa. Keyakinan akan cobaan yang diberikan adalah suatu rahmat tersendiri yang harus disyukuri. Hakekat hidup memang seperti roda yang berputar. Tak selamanya ada di jalan yang mulus. Suatu waktu pasti melewati jalan yang penuh liku. 

Anggaplah itu tantangan dan sebuah pengalaman yang berharga. Yakinlah firman Allah bahwa Dia tidak akan membebani suatu kaum melainkan sesuai dengan kemampuan kaum tersebut. Memang pahit apabila kita mengurai suatu kenangan yang memang kadang tak bisa kita terima. Bahkan mungkin begitu sulit kita hadapi. Tapi yakinlah bahwa dengan kepahitan itu kita akan semakin tegar, semakin kuat, semakin mantap melangkah ke arah yang lebih baik. 

Hidup ini memang penuh cobaan, tapi makna dan hikmah dibalik cobaan itu adalah bahwa Allah sedang menguji keimanan kita. Seberapa kuatkah? Makanya, janganlah pesimis, jangan putus asa. Optimis dalam hidup sangat penting. Lagipula Allah sangat tidak suka dengan makhluknya yang suka berputus asa. Putus asa itu dosa. Menganggap diri sendiri rendah hanya akan semakin membawa kita ke dalam keterpurukan. Semua itu tidak akan menyelesaikan suatu masalah. AA Gym pernah berkata dalam salah satu ceramahnya, bahwa apabila kita ditimpa suatu cobaan atau ujian, kita tidak perlu mempermasalahkan apa cobaan dan ujian itu. Tapi kita harus mencari bagaimana solusi untuk memecahkannya. 

Percayalah bahwa orang yang bijak dalam menghadapi masalah, maka dialah yang akan selalu berhasil menyelesaikannya. Orang yang menjadikan masalah itu adalah tolak ukur kemampuannya, maka kemampuannya pun akan semakin meningkat. Hidup ini indah dan tak ada yang boleh disesali dari kehidupan. Seorang sahabat pernah berkata kepadaku “pandanglah dunia”. Dunia ini begitu luas diciptakan untuk manusia. Betapa Allah menyayangi kita. Karena itu bersyukurlah dengan apapun keadaanmu. Jangan sedih karena kondisimu. Barangkali kita miskin tapi di sekitar kita ada yang lebih miskin. Yang penting kita tidak miskin iman. Barangkali kita mengidap suatu penyakit tapi masih ada yang lebih parah dari kita. Yang penting kita tidak mengidap penyakit hati.

my videos

part 2