Google+ Followers

Friday, 2 August 2013

Menanti hari esok

Bila esok tiba… ku ingin melihat wajah cerah ceria itu lagi. Menyodorkan sesungging senyum dan berkata ; “Aku bahagia!”

Bila esok tiba… ku ingin melihat tubuh tegap itu lagi, busungkan dada dan berkata : “Aku siap hadapi hari!”

Bila esok tiba… ku ingin melihat mata itu lagi, penuh binar asa dan optimis, kemudian berkata ; “Aku ingin melesat mendahului bilangan waktu!”

Bila esok tiba…. ku ingin melihat jiwa tegar itu lagi, di hiruk pikuk gemuruh luka dan lara, kemudian berkata ; “Aku bersyukur di tiap keadaan!”

Bila esok tiba… semoga selalu ada keberkahan dan ridhoNya di tiap detiknya, hingga lebih baik dari hari ini.

Allahu Rabbi… betapa ada rasa yang mengangkasa dalam kepak asa pada setiap esok yang Engkau hadirkan. Di haribaanMu ku dekap erat jiwa ini. Menyenandungkan irama penghambaan dalam nada – nada dzikir mengalun merdu. Memagut mesra pesona cahayaMu seiring menjingganya langit timur dalam rekah fajar.

Menyapa bening embun, menyambut kicau burung, melihat terang keindahan semesta alam. Dan memulai segalanya dengan menyebut asmaMu yang maha pengasih lagi maha penyayang …

my videos

part 2