Google+ Followers

Friday, 2 August 2013

Separuh perjalanan yang telah berlalu

Seorang lelaki di hampir separuh jalan yang telah terlewati. Satu kali ia berhenti di tepi jalanan dan menatapi jalan yang telah terlewati. Matanya berkaca-kaca kini. Ia menatap banyak lubang yang telah ditinggalkannya. Banyak kekosongan yang telah diciptakannya. Kesedihan itu, karena masa yang terlewati tak mungkin ia ulang kembali. Lubang itu tak bisa ia tambal kembali, kekosongan itu tak mungkin ia isi lagi. Dan kini ia hanya terpekur diam mengangankan kesia-sian yang telah dilewati. Sungguh ia ingin kembali dan memperbaiki semua itu. Tapi ia tahu, itu adalah batas yang tak mungkin ia lampaui. Waktu masih terus berjalan dan masih panjang jalan yang mesti ia tempuh nanti. Kini hanya bisa ia menebusnya dengan semangatnya yang baru. Ia tak ingin mengulang semuanya di jalan yang akan ia lalui nanti.

Namun bicara memang tak sesulit melakukannya. Perjalanannya kini, lebih banyak kesulitan yang ia hadapi. Kerikil dan duri yang dulu selalu melukai kakinya, telah berubah menjadi sebongkah batu dan sebatang paku. Dan semakin banyak saja keindahan yang memukaunya untuk terpaku dan lalu memalingkannya dari perjalanan yang sejati.

my videos

part 2